Drama Korea yang menempati peringkat
6 ini mengadaptasi cerita dari dorama Jepang bertajuk Haken No Hinkaku atau
dikenal juga dengan judul The Pride of
Temp. Serial yang tayang tahun 2007 ini di Jepang memperoleh rating yang
tinggi dengan average mencapai 20,2
persen. Namun bedanya, Haken No Hinkaku berepisode
lebih pendek dengan jumlah hanya 10 episode saja, sedangkan Queen of Office lebih panjang dengan
jumlah episode mencapai 16 episode, jumlah standar untuk drama Korea.
Y-Jang Company, baru saja mengangkat
pimpinan departemen Marketing yang baru. Jang Kyu Jik (Oh Ji Ho) adalah lulusan
MBA di Amerika Serikat sehingga bisa menduduki posisi tersebut. Dalam perjalanan menuju Korea, Kyu Jik duduk
di bangku kelas bisnis. Namun di tengah perjalanan, ia mendadak penasaran
dengan kursi di kelas utama. Kyu Jik pun nekad memasuki kabin kelas utama dan
lantas menemukan sebuah bangku kosong. Tidak berpikir panjang ia lantas
terkagum pada fasilitas yang ada di kelas utama tersebut. Ia duduk di kursi yang
tidak berpenumpang itu dan mulai mencoba menikmati sajian makanan yang ada.
Malangnya, ia tersedak saat memakan kue beras yang ada di sana. Ia lantas
terjatuh dan kesulitan bernafas. Untungnya seorang wanita menyelamatkannya
dengan melayangkan sebuah pukulan ke perutnya hingga makanan itu langsung turun
dari tenggorokan Kyuk Jin.
Hari pertama bekerja, Kyuk Jin
terlihat percaya diri dan senang dengan lingkungan pekerjaannya yang baru. Ia
juga kembali bertemu dengan teman lamanya Moo Jung Han (Lee Hee Joon). Ia
kegirangan saat bertemu dengan wanita yang telah menyelamatkannya di dalam
pesawat. Miss Kim (Kim Hye Soo) datang dengan busana formal ke kantornya. Kyuk
Jin pun langsung berasumsi jika Miss Kim pastilah petinggi di perusahaan
mereka.
Namun alangkah terkejutnya Kyuk Jin saat mengetahui bahwa
Miss Kim hanyalah pekerja kontrak 3 bulanan di kantornya. Uniknya lagi, Miss
Kim mempunyai buku panduan manual sebagai syarat kontraknya selama bekerja di
Y-Jang Company.
Miss Kim bukanlah pekerja kontrak
serabutan yang berusaha menjadi karyawan tetap seperti para karyawan kontrak
pada umumnya. Ia adalah karyawan kontrak pilihan karena sangat rajin, cekatan
dan pandai melakukan berbagai hal. Jam kerjanya adalah dari mulai jam 9 pagi
sampai dengan jam 6 sore. Saat jam istirahat makan siang ia akan langsung
istirahat, tidak perduli pada pekerjaan apapun lagi. Saat jam pulang, alarm
kebanggaannya akan berbunyi dan lantas ia akan langsung pulang.
Hal ini sangat berbeda dengan Jung
Joo Ri (Jung Yu Mi) yang selama ini hanya menjadi karyawan kontrak biasa. Joo
Ri selalu bertekad untuk diangkat menjadi karyawan tetap. Kepolosannya ini pun
dimanfaatkan rekan sekerjanya untuk mengerjakan berbagai pekerjaan mereka.
Hasil pekerjaan Joo Ri pun diakui sebagai hasil pekerjaan mereka. Namun suatu
kali, Joo Ri menyadari hal ini dan tidak lagi tertipu oleh rekan sekerjanya
itu.
Di lain sisi, ada juga asisten Kyuk
Jin, Jung Han. Ia adalah sosok pria pemalu dan pendiam. Jung Han juga adalah
pria penyabar dan selalu kalem saat bekerja. Hal ini tentu sangat kontras
dengan Kyuk Jin. Diam-diam Jung Han menyukai Miss Kim dan berusaha memberikan
perhatian lebih pada Miss Kim. Menyadari hal ini, Miss Kim terus menghindar
agar tidak terjadi salah paham di antara mereka.
Sementara itu, Kyuk Jin selalu
dibuat kesal dengan tingkah Miss Kim yang dianggapnya terlalu profeksionis
serta arogan. Kyuk Jin dan Miss Kim pun banyak terlibat duel adu ketangkasan
dalam berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan mereka. Awalnya Miss
Kim banyak mengalah pada Kyuk Jin karena tidak ingin mempermalukan sang
manajer. Namun semakin ke belakang, Kyuk Jin lah yang justru banyak mengalah.
Ajaibnya sifat Miss Kim ini banyak
mengundang kontroversi di perusahaan. Banyak yang menilai jika Miss Kim terlalu
kaku dalam pergaulan. Namun prinsip Miss Kim sendiri adalah rekan kantor
hanyalah orang yang kebetulan duduk di sampingnya selama bekerja. Di luar itu,
teman kantor hanyalah orang asing saja. Miss Kim tidak mau terlibat urusan
pribadi dengan teman-teman kantornya itu. Ia pernah punya pengalaman
menyakitkan di masa lalu yang menyebabakan kepribadiannya menjadi seperti
sekarang.
Miss Kim tidak hanya pandai dalam
satu bidang pekerjaan saja. Hampir semua pekerjaan pernah ia lakoni. Hebatnya
lagi, ia pun adalah pekerja bersertifikat dalam setiap pekerjaan itu. Miss Kim
pernah menjadi kasir, sales woman, supir bus, pengguna kendaraan angkutan berat
hingga bidan. Nantinya semua pekerjaan ini akan banyak membantu perusahaan dan
rekan-rekan sekerjanya.
Miss Kim pun perlahan mulai luluh
dengan sedikit mengabaikan kedisiplinannya. Walau ia berusaha tidak perduli
dengan permasalahan teman-teman sekantornya, nyatanya ia malah terlibat banyak
membantu permasalahan mereka.
Drama Queen of Office ini memang menyorot banyak permasalahan di kantor.
Masalah yang ditampilkan pun beragam dan dekat dengan keseharian di kantor
namun dikemas dengan menarik. Ada kisah cinta rekan sejawat yang terjalin
secara rahasia karena takut salah satunya dipecat yaitu Koo Young Sik (Lee Ji Hoon)
dan Park Bong Hee (Lee Mi Do). Bong Hee yang masih berstatus karyawan kontrak
merahasiakan hal ini dari teman-teman kerjanya karena takut kontraknya yang
akan berakhir dalam waktu sebulan ke depan tidak akan diperpanjang lagi oleh
perusahaan. Tidak ada yang menyangka jika dua sejoli ini menjalin kasih, karena
dalam keseharian di kantor, keduanya sering terlihat tidak akur.
Ada juga kisah pekerja yang sudah
lama mengabdi di kantor namun sudah berusia lanjut. Ko Jung Do (Kim Ki Cheon)
telah mengabdi puluhan tahun lamanya untuk Y-Jang Company. Namun karena grafik
penjualan tahunan jatuh dari tahun sebelumnya, maka dirinya terancam dipecat.
Apalagi Ko Jung Do sudah berusia lebihd ari setengah abad. Hal ini tentu
mengundang reaksi dari pekerja lainnya. Kyuk Jin dan Jung Han berusaha membantu
Ko Jung Do agar bisa tetap dipertahankan di perusahaan.
Pada akhirnya, Kyuk Jin yang
senantiasa bermasalah dengan Miss Kim mulai menaruh hati pada wanita hebat
tersebut. Siapa yang akan dipilih oleh Miss Kim? Apakah Kyuk Jin atau Jung Han?
Lantas bagaimana nasib Joo Ri di kantor? Akankah dia dapat mewujudkan impiannya
untuk menjadi karyawan tetap?
6. That
Winter The Wind Blows (SBS)

Tahun 2013 menjadi comeback nya aktris cantik Song Hye Kyo
ke layar kaca. Dalam drama terbarunya ini, Song Hye Kyo akan beradu akting dengan
Jo In Sung. That Winter The Wind Blows ini
juga menjadi comeback Jo In Sung
bermain drama kembali. Drama terakhirnya yang bertajuk Spring Days tayang di tahun 2005. Setelah itu, Jo In Sung lebih
sibuk membintangi berbagai film seperti A
Dirty Carnivals, Frozen Flowers, dan Kwon
Bob. Sama seperti Queen of Office,
That Winter The Wind Blows ini juga diadaptasi dari dorama Jepang. Drama
mengharubiru ini mengadaptasi Ai Nante Irane Yo, Natsu yang merupakan dorama produksi tahun 2002.
Cerita dibuka dengan dibuangnya seorang bayi tampan di bawah
pohon di musim salju di depan sebuah panti asuhan. Ia tumbuh menjadi seorang
pemuda ugal-ugalan dan sering berjudi. Oh Soo (Jo In Sung) begitulah ia diberi
nama, namanya berarti pohon yang merupakan tempat pertama id ditemukan dahulu.
Oh Soo mempunyai seorang teman yang setia menemaninya. Park Jin Sung (Kim Bum)
menjadi teman yang selalu ada bersama Oh Soo di dalam suka dan duka.
Sementara itu, seorang gadis cantik namun buta hidup dalam
kesepian. Oh Young (Song Hye Kyo) menjadi pewaris kekayaan Direktur Oh yang
meninggal dunia karena penyakitnya. Setelah itu, Oh Young dibesarkan oleh Wang
Hye Ji (Bae Jong Ok) yang merupakan ibu tiri sekaligus sekretaris ayahnya
dahulu. Ibu Oh Young pergi bersama Oh Soo (Lee Jae Woo) yang masih kecil, yang
merupakan kakak Oh Young.
Beralih ke Oh Soo yang ugalan dan suka main wanita, ia dijebak sang pacar
hingga masuk penjara. Jin So Ra (Seo Hyo Rim) menjebak pacarnya sendiri agar
masuk penjara karena tidak tenang jika Oh Soo akan bermain wanita di Korea
setelah kepergiannya selama satu tahun untuk masalah pekerjaan.
Setelah bebas dari penjara, Oh Soo dan Jin Sung menumpang tinggal di rumah Oh
Soo (kakak Oh Young) yang secara kebetulan memiliki nama yang sama dengan
dirinya. Namun malangnya, Oh Soo asli meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil.
Dari sini akhirnya Oh Soo dan Jin Sung merencanakan untuk masuk ke dalam
keluarga Oh dengan beridentitaskan sebagai Oh Soo, kakak kandung Oh Young. Penyamaran
ini dilakukan dalam rangka untuk membayar utang kepada seorang gangster. Oh Soo
diberikan waktu hingga 90 hari untuk melunasi hutangnya tersebut.
Melalui pengacara keluarga Oh, Oh Soo mengaku jika dirinya adalah Oh Soo asli.
Berbekal dengan beberapa barang milik Oh Soo asli, Oh Soo pun berhasil
meyakinkan sang pengacara. Bukan perkara mudah untuk masuk ke dalam keluarga
Oh. Sata pertama kali bertemu Oh Young, Oh Young tidak lantas percaya jika Oh
Soo adalah kakak kandungnya. Karena satu tahun yang lalu, Oh Young pernah
berusaha mencari Oh Soo asli dan meninggalkan surat. Oh Young jadi
mempertanyakan kenapa Oh Soo baru menemuinya setelah satu tahun kemudian.
Oh Soo tidak menyerah. Ia selalu berlaku baik dan layaknya seperti seorang
kakak yang baik untuk Oh Young. Oh Young sendiri selalu berlaku kasar pada Oh
Soo. Namun lambat laun, sikap baik Oh Soo pada Oh Young pun berhasil meluluhkan
hati Oh Young dan percaya jika Oh Soo adalah kakak kandungnya. Untuk pertama
kali dalam hidupnya, Oh Young percaya pada seseorang. Selama ini ia hidup
dengan tidak pernah menanamkan kepercayaan pada siapapun setelah kematian sang
ayah.
Di lain sisi, Oh Soo yang banyak melewatkan waktu bersama Oh Young akhirnya
menaruh hati pada Oh Young. Namun ia tidak pernah bisa menyampaikan perasaannya
tersebut karena status sebagai sang kakak kandung. Oh Soo pun hanya bisa terus
berada di sisi Oh Young dan melindunginya.
Awalnya, pernah terlintas dalam benak Oh Soo untuk menyingkirkan Oh Young dan
menjadi satu-satunya pewaris tunggal dari keluarga Oh. Ia diberikan pil oleh
seseorang yang bisa membunuh manusia tanpa bisa dideteksi. Suatu ketika Oh
Young menemukan pil tersebut dan menanyakan pada Oh Soo mengenai pil tersebut.
Sang kakak mengatakan jika pil itu merupakan pil yang bisa membuat Oh Soo
tenang.
Suatu hari, Oh Young yang sedang mengalami sakit kepala akibat tumor yang
dideritanya pergi ke kamar Oh Soo untuk menemukan pil tersebut karena teringat
jika pil tersebut dalam membuatnya merasa lebih nyaman. Untungnya Oh Soo datang
di waktu yang tepat. Namun Oh Soo tidak lantas menyatakan yang sesungguhnya. Oh
Soo menyenggol tangan Oh Young hingga pil tersebut jatuh ke lantai. Di
kesempatan itu, Oh Soo mengeluarkan isi pil tersebut dan baru mmebiarkan Oh
Young meminumnya.
Namun Oh Young tahu jika pil tersebut sudah dikeluarkan isinya melalui
pendengarannya yang tajam. Oh Young pun berdalih minta diambilkan sesuatu di
kamar lain, di saat itulah, Oh Young meraba-raba lantai dan menemukan serbuk
pil tersebut. Serbuk itu kemudian ia masukan dan ia minta bantuan seseorang
untuk menyelidiki kandungan pil tersebut. Betapa terkejutnya ia ketika ternyata
pil tersebut mematikan. Oh Young pun mulai menyelidiki tentang Oh Soo.
Di samping kisah cinta Oh Soo dan Oh Young ada juga kisah cinta Jin Sung dan
Moon Hee Sun (Jung Eun Ji). Moon Hee Sun merupakan adik kandung Moon Hee Joo
(Kyung Soo Jin). Di masa lalu, Hee Joo merupakan pacar Oh Soo di masa lalu. Hee
Joo meninggal dalam sebuah kecelakaan dan membuat Oh Soo menyesal karena tidak
bisa menjaga Hee Joo dengan baik.
Oh Soo yang merupakan pacar kakaknya, membuat Hee Sun peduli padanya. Dari
awal, Jin Sung yang hampir selalu menghabiskan waktu bersama Oh Soo dan Hee Sun
mengatakan pada Hee Sun jika dirinya menyukai Hee Sun. Awalnya Hee Sun hanya
cuek dengan pernyataan Jin Sung. Namun dengan banyaknya waktu yang juga mereka
habiskan bersama, membuat Hee Sun akhirnya juga menyukai Jin Sung. Mereka
berjanji untuk jadian setelah masalah Oh Soo terselesaikan, bahkan Jin Sung
bercita-cita untuk tinggal di desa dan membuka peternakan sapi berdua dengan
Hee Sun saat semuanya sudah selesai. Hee Sun yang merupakan gadis kota, tentu
saja tidak begitu saja menerima keputusan Jin Sung yang sepihak. Mereka pun
kembali cekcok satu sama lain.
Untuk karakter tokoh lainnya, penonton akan dibuat bingung dengan karakter
Sekretaris Wang. Di satu sisi, ditunjukkan jika Sekretaris Wang berusaha
menguasai harta Oh Young dan menjodohkannya dengan seseorang yang tidak Oh
Young sukai. Namun di sisi lain, Sekretaris Wang juga senantiasa peduli pada Oh
Young. Ia lah yang mengajarkan huruf braile pada Oh Young, ia juga yang
senantiasa mengajarkan berbagai hal lainnya. Apa yang sebenarnya dilakukan
Sekretaris Wang akan dijawab menjelang episode-episode terakhir That Winter
The Wind Blows.
Bagaimana akhir kisahnya? Akankah Oh Soo dan Oh Young bersatu? Bagaimana pula
dengan Sekretaris Wang, ada di pihak manakah ia? Serta mampukah Jin Sung dan
Hee Sun mewujudkan impian mereka berdua?
5. I Hear Your Voice (SBS)
I Hear Your Voice dibuka
dengan kisah si pengacara Jang Hye Sung (Lee Bo Young) yang merupakan seorang
pengacara urak-urakan. Urak-urakan di sini dalam artian jika Hye Sung sama
sekali tidak memperjuangkan pembelaan untuk para klien terdakwa yang
ditanganinya. Saat persidangan, Hye Sung hanya membaca teks di paper kertas
yang telah disediakan.
Berbeda dengan Hye Sung, Cha Kwan Woo (Yoon Sang Hyun)
adalah seorang pengacara yang penuh dengan kredibilitas. Ia tak segan terjun
langsung ke lapangan untuk mencari fakta-fakta yang dapat mendukung kliennya.
Keduanya dipertemukan di sebuah ruangan ujian test untuk masuk menjadi seorang
pengacara publik. Hye Sung mengincar gaji tinggi apabila ia terpilih sebagai
pengacara publik.
Saat sedang melakukan wawancara inilah, Hye Sung
menceritakan masa lalunya dalam upaya diterima sebagai pengacara publik. Hye
Sung dan ibunya, Uh Choon Sim (Kim Hae Sook), tinggal selama 10 tahun di rumah
keluarga Seo. Ibu Hye Sung adalah pembantu di rumah tersebut. Hye Sung pun
disekolahkan oleh Seo Dae Suk (Jung Dong Hwan) di sekolah yang sama dengan
putrinya, Seo Do Yeon (Lee Da Hee). Namun sebuah insiden kembang api membuat
Hye Sung dan ibunya terusir dari rumah itu. Do Yeon yang matanya menjadi luka
akibat tembakan dari kembang api mengatakan jika Hye Sung adalah pelakunya.
Terang saja Hye Sung berang karena ia tidak melakukannya. Do Yeon merasa
terancam karena Hye Sung mengetahui aksi mencontek Do Yeon saat sedang ujian.
Tuan Seo Dae Suk meminta Hye Sung meminta maaf pada Do Yeon
dan mengakui kesalahannya. Namun Hye sung tetap bersikukuh jika ia bukanlah
pelakunya. Akibatnya ia dan sang ibu terusir dari rumah keluarga Seo dan
memulai hidup baru mereka. Ibu Hye Sung juga mengatakan dengan tegas jika
putrinya tidak bersalah dan malah membakar koran dan buku-buku yang menunjukkan
kebesaran Tuan Seonya karena merasa mantan majikannya ini telah berlaku tidak
adil pada anaknya. Terlebih lagi, ia adalah seorang hakim.
Hye Sung bertemu lagi dengan Do Yeon dalam insiden tidak
terduga. Mereka menjadi saksi kunci pembunuhan yang dilakukan oleh Min Joon
Gook (Jung Woong In) pada Park Joo Hyuk (Jo Duk Hyun). Joon Gook menabrak Tuan
Park dengan truk besar yang dikendarainya. Saat melihat Tuan Park dan anaknya,
Park Soo Ha (Goo Seung Hyun), masih hidup, Joon Gook lantas mengambil benda
tumpul keras dan memecahkan kaca mobil tersebut. Saat itulah Tuan Park tewas
akbat pukulan benda keras tersebut. Saat hendak menghabisi nyawa bocah kecil,
Soo Ha, suara handphone Hye Sung yang memotret kejadian tersebut terdengar. Min
Joon Gook malah mengejar Hye Sung dan Do Yeon yang menyaksikan kejadian ini.
Gagal menemukan Hye Sung dan Do Yeon yang bersembunyi di
semak-semak dan juga mulai datangnya banyak polisi di dekat tempat kejadian
membuat Min Joon Gook melepaskan Hye Sung dan Do Yeon. Namun ia memperingatkan
keduanya untuk tidak buka mulut, jika tidak ingin keluarga mereka dan juga
mereka sendiri tewas di tangan Joon Gook. Hye Sung yang tertantang dengan
tantangan Do Yeon datang ke pengadilan dan menjadi saksi. Padahal Do Yeon
sendiri menghilang dan kabur. Akibatnya, Min Joon Gook dipenjara. Namun
ia berjanji akan datang membunuh Hye Sung setelah ia dibebaskan dari
penjara.Hye Sung gemetar dan takut setengah mati saat itu. Namun Soo Ha kecil
berjanji akan melindungi Hye Sung nantinya.
Cerita kemudian berkembang pada saat Soo Ha beranjak dewasa.
Ia sekarang adalah murid SMA yang akhirnya menemukan keberadaan Hye Sung. Soo
Ha harus berjuang keras untuk melindungi Hye Sung dari ancaman pembunuhan yang
dilancarkan oleh Min Joon Gook yang telah bebas dari penjara. Berbagai rencana
licik Min Joon Gook untuk mengincar nyawa Hye Sung dilancarkan dengan rencana
yang matang dan terencana. Dengan kemampuan Soo Ha yang dapat membaca pikiran
orang dengan melihat matanya, akankah Soo Ha mampu melindungi Hye Sung? Serta
bagaimana kisah cinta berbeda usia antara Soo Ha yang masih remaja SMA dan Hye
Sung yang sudah menjadi pengacara publik?
Drama ini juga menjadi pembuka sukses drama SBS di slot
Rabu-Kamis, hingga sekarang, slot Rabu-Kamis yang tayang di SBS, tetap memimpin
perolehan rating dibanding dengan drama Korea yang tayang di stasiun lain
seperti MBC dan KBS.
4. Master's Sun (SBS)
Saat tahu ada rencana pembuatan drama
Korea dengan tema horror, penulis sangat menantikan eksekusinya. Dua
bintang utamanya juga cukup menjanjikan. Gong Hyo Jin dikenal lewat
berbagai perannya yang komikal, sedangkan So Ji Sub dikenal lewat
sejumlah peran melankolisnya sebagai bad boy.
Saat drama ini tayang, respon positif
pun berdatangan berhubung dengan genre yang jarang diangkat dalam drama
Korea ini berhasil dieksekusi dengan baik. Saat ratingnya ikut
terangkat, penambahan satu episode pun dilakukan. Awalnya hanya
direncanakan 16 episode saja, namun akhirnya berakhir di episode 17.
Setiap episode mempunyai permasalahan
yang berbeda. Fungsi Gong Hyo Jin adalah membantu para hantu tersebut
menyelesaikan urusan duniawinya yang masih belum selesai. Namun saat
mendekati episode-episode akhir, cerita justru berfokus pada cerita
cinta Gong Hyo Jin dan So Ji Sub yang berliku.
Cerita dibuka dengan menampilkan sosok wanita misterius yang sedang
ketakutan. Cuaca sedang buruk dengan gemuruh kilat dan petir saling
bersahutan di luar. Wanita bernama Tae Gong Shil (Gong Hyo Jin) diminta
sang pemilik apartemen kontrakan untuk membersihkan ruangan 404. Sang
penghuni kamar tersebut kembali pindah karena sebuah alasan.
Mau tidak mau, Gong Shil terpaksa menuju kamar tersebut. Baru beberapa
saat di dalam kamar tersebut, Gong Shil sudah dikejutkan dengan sosok
hantu berwujud menyeramkan yang ternyata seorang nenek-nenek. Gong Shil
yang ketakutan lantas langsung berlari menghindari hantu nenek tersebut.
Di koridor apartemen yang bercahayakan lampu samar-samar, Gong Shil
terus berlari menuju ke kamarnya kembali. Ia memegang rapat-rapat gagang
pintu rumahnya sambil berharap sang nenek tidka mengejarnya lagi. Namun
sia-sia saja, sang hantu nenek sudah berada di sampingnya.
Si hantu nenek meminta bantuan Gong Shil untuk menyampaikan pesan
terakhirnya untuk anaknya yang seorang penjudi. Di cuaca yang sedang
hujan lebat itu, Gong Shil lantas mendatangi rumah anak nenek tersebut.
Di rumah itu memang sedang dalam nuansa duka cita karena kematian nenek
tersebut. Begitu sampai, Gong Shil langsung memaki anak nenek tersebut
(yang merupakan pesan nenek itu). Gong Shil lantas memberikan tabungan
sang nenek yang nilainya cukup besar. Keluarganya cukup terkejut
mendapati tabungan itu, namun lantas terjadi perebutan harta warisan
sang nenek. Gong Shil lantas langsung berlalu, tidak mau ikut campur
urusan keluarga nenek tersebut.
Di tempat lain, seorang pria mendatangi sebuah rumah untuk meinta tanda
tangan persetujuan penjualan rumah. Pria bernama Joo Joong Won (So Ji
Sub) ini bersikeras mendapatkan hak atas rumah milik seorang pria paruh
baya. Namun pria ini tetap tidak mau menjual rumahnya karena almarhum
istrinya yang tidak setuju jika rumah mereka dijual. Pria paruh baya ini
percaya jika mawar putih kesayangan sang istri yang tetap segar setelah
kematian sang istri merupakan penanda jika istrinya tidak mau menjual
rumah mereka.
Joong Won kesal mendengar alasan yang menyeret orang yang sudah mati dan
ia malah memotong tangkai mawar putih itu dari kembangnya. Sang pria
gusar melihat kelakuan Joong Won namun tidak bisa berbuat apa-apa.
Dengan terpaksa akhirnya ia menandatangani surat penjualan rumahnya.
Namun saat Joong Won hendak pergi, sang pria paruh baya mengatakan jika
Joong Won tidak boleh meremehkan sesuatu yang tidak bisa ia lihat dan
mengabaikan hati orang tersebut. Joong Won membalas jika ia tetap akan
melanjutkan hidupnya dengan baik dan mengabaikan semua yang tidak bisa
ia lihat dan siap disambar petir jika ia salah. Ia pun menadahkan
tangannya ke atas dan siap disambar petir jika ia salah. Namun petir
memang tidak menyambarnya sehingga membuat keangkuhannya bertambah
besar.
Di tengah cuaca yang sedang hujan lebat, mobil Joong Won melaju dengan
kencang. Di tepian jalan, sekretaris Kim mengatakan jika ada seorang
wanita yang melambaikan tangannya untuk memberhentikan mobil mereka.
Namun Joong Won mengatakan pada sekretaris Kim yang sedang menyetir
untuk tetap melanjutkan perjalanannya.
Seberkas cahaya yang menyilaukan mata membuat sekretaris Kim tiba-tiba
menghentikan laju mobilnya. Saat itu juga, wanita yang tak lain adalah
Gong Shil itu menerobos masuk ke dalam mobil. Joong Won yang kaget pun
langsung menjaga jarak dengannya.
Sejak pertemuan perdana ini, Joong Won sudah merasakan jika Gong Shil
hanyalah wanita gila yang terus menempel padanya. Saat Gong Shil
diganggu salah satu hantu, Gong Shil secara spontan memegang lengan
Joong Won dan tiba-tiba hantu yang mengganggunya itu langsung
menghilang. Sejak saat itu, Gong Shil menemukan kenyamanan dan
kehangatan saat bersama Joong Won.
Gong Shil yang akhirnya mengetahui jika Joong Won adalah direktur di
sebuah pusta perbelanjaan besar di Korea, Gong Shil pun melamar menjadi
cleaning service di mall tersebut. Dari sinilah lantas keduanya intens
bertemu. Apalagi Gong Shil banyak membantu Joong Won dalam mengusir
hantu-hantu yang muncul di mallnya.
Kasus
pertama misalnya seperti pernikahan Tae Yi Ryung yang batal karena Gong
Shil yang mengungkapkan keinginan mantan kekasih Yoo Hye Sung (Jin Yi
Han) yang tak lain adalah calon suami Yi Ryung. Mantan kekasih Hye Sung
yang sudah meninggal menginginkan Hye Sung melanjutkan karir
sepakbolanya, bukan hidup menjadi artis. Berkat bantuan Gong Shil, salah
paham yang terjadi antara Hye Sung dan Kim Mi Kyung (Song Min Jung)
menjadi terselesaikan. Mi Kyung meninggalkan Hye Sung bukan karena tidak
menginginkan Hye Sung lagi, melainkan dirinya yang sedang sekarat.
Insiden ini juga menyebabkan Hye Sung dan Yi Ryung batal menikah.
Selanjutnya, Gong Shil membantu Joong Won dalam mencari siapa penyebar
foto rekayasa hantu di kolam air mancur mallnya Joong Won yang mahal.
Pun dengan kasus kematian seorang wanita yang merupakan istri rekanan
kerja Joong Wook di mall tersebut. Kejadian-kejadian tersebut akhirnya
membuat Joong Won sadar dengan bakat istimewa Gong Shil. Terlebih lagi,
Joong Won memanfaatkan Gong Shil untuk menemukan kalung mahal yang telah
dicuri sang mantan kekasih, Cha Hee Joo (Han Bo Reum). Kejadian
penculikan yang Joong Won sadari jika Hee Joo ikut terlibat membuat
Joong Won galau dengan perasaannya. Di satu sisi, Joong Won sedih dengan
kepergian Hee Joo yang tewas terbakar di dalam mobil di depan matanya
sendiri. Namun di sisi lain, ia menyalahkan Hee Joo yang berniat
memerasnya. Untuk itulah, Joong Won memanggil Gong Shil dengan sebutan
radar 10 Milyar won nya.
Di
sisi lain, seorang tetangga baru di apartemen kontrakan Gong Shil
muncul pemuda baru yang menghuni kamar 404. Pertemuan Gong Shil dan
pemuda bernama Kang Woo (Seo In Guk) berlangsung dengan kejadian lucu.
Gong Shil yang sedang tertidur di kursi dekat jemuran terkejut begitu
melihat bayang-bayang hitam di balik kain yang dijemur. Gong Shil
langsung mendorong sosok di balik kain itu hingga membuat Kang Woo
terjatuh. Gong Shil pun lantas menanyakan apakah Kang Woo manusia atau
hantu. Kang Woo pun bingung dengan pertanyaan Gong Shil. Namun keduanya
segera akrab dengan membicarakan banyak hal.
Bersama dengan Gong Shil menumbuhkan perasaan suka di hati Kang Woo.
Walaupun awalnya hanya bercanda dengan anak-anak yang tinggal di
apartemen Gong Shil dengan mengatakan jika Kang Woo menyukai Gong Shil,
perasaan itu benar-benar berubah menjadi rasa suka. Anak-anak yang dekat
dengan Gong Shil itu lantas menyampaikan pada Gong Shil jika pemuda
bernama Kang Woo menyukainya. Gong Shil pun menjadi besar kepala dan
sering bertingkah malu-malu di depan Kang Woo.
Lucunya lagi, saat Kang Woo ternyata takut dengan hantu-hantu maupun
cerita hantu yang didengarnya. Mengetahui hal ini, kakak Gong Shil yang
bernama Tae Gong Ri (Park Hee Bon) menyarankan Gong Shil untuk tidak
menunjukkan kemampuan adiknya yang bisa melihat hantu tersebut di depan
Kang Woo. Gong Shil pun melakukan hal itu walaupun sulit. Akhirnya
walaupun Gong Shil berusaha menutupinya, Kang Woo pun mengetahui hal
itu.
Namun Kang Woo tidak lantas menjauh dan mengatakan jika dirinya akan
mulai belajar untuk tidak takut dengan hantu walaupun kenyataannya ia
memang sangat takut dengan hantu. Saat sebuah barang jatuh di kantor
Gong Shil, Kang Woo langsung terperanjat dengan ekspresi ketakutan,
dengan malu-malu ia pun meninggalkan ruangan Gong Shil bekerja.
Sementara itu, tidak jadi menikah dengan Hye Sung membuat Yi Ryung
justru malah jatuh hati dengan Kang Woo yang merupakan ketua tim
keamanan di mall Joong Won. Walaupun Yi Ryung seorang selebritis, ia
sering kali mengajak kencan Kang Woo walau harus berakhir dengan
penolakan Kang Woo. Pertemuan perdana Yi Ryung dan Kang Woo ternyata
begitu berkesan untuk Yi Ryung. Saat itu, Yi Ryung naik ke atas mobilnya
sendiri untuk mengambil dompetnya yang tertinggal di dalam mobil
sementara kuncinya berada di dalam mobil. Karena mengira Yi Ryung adalah
kriminil, Kang Woo lantas langsung melumpuhkan gerakan Yi Ryung.
Pertemuan berikutnya juga berlangsung sama. Saat Yi Ryung memegang
pundak Kang Woo secara tiba-tiba, dengan spontan Kang Woo melumpuhkan
gerakan Yi Ryung. Sikap dingin dan tidak ditanggapi oleh Kang Woo
membuat Yi Ryung makin penasaran dan acap kali terang-terangan mengajak
Kang Woo untuk makan bersamanya.
Keadaan semakin rumit saat seseorang dari masa lalu Gong Shil kembali
dan mengatakan jika dirinya telah bersama dengan Gong Shil saat Gong
Shil masih koma di rumah sakit. Gong Shil pernah kecelakaan dan akhirnya
terbaring koma di rumah sakit selama 3 tahun. Dalam perjalanannya
menjadi roh itu, Gong Shil selalu mengikuti pria tersebut.
Belum lagi dengan kenyataan jika ada seseorang dengan wajah yang mirip
Hee Joo mengikuti Joong Won kemanapun ia tinggal. Ayah Joong Won pun
menyelidiki hal tersebut dan diam-diam meminta Kang Woo untuk mengawasi
Joong Woon. Wanita yang diam-diam mengikuti Joong Won ini mempunyai
keterkaitan dengan kematian Hee Joo terdahulu. Sebuah fakta mengejutkan
terjadi, karena wanita ini adalah saudara kembar Hee Joo. Wanita ini
bernama Cha Han Na (Hwang Sun Hee). Ia mengoperasi wajahnya untuk
menyamarkan identitasnya saat berada di dekat Joong Woon. Belum lagi
fakta ini terkuak di dalamnya malah tersimpan sebuah rahasia kelam yang
mungkin penonton tidak akan sangka.
Siapa
yang akan dipilih oleh Gong Shil? Ikut dengan pria yang telah
menemaninya menjadi roh atau memilih bersama Joong Won atau Kang Woo?
Lantas ada pula cerita mengenai Madam Go (Lee Yong Nyuh) yang merupakan
seorang paranormal yang nyaris menikahkan Gong Shil dengan arwah yang
sudah meninggal, ia juga membuat perjanjian dengan Gong Shil untuk
membantunya mencari roh-roh gadis muda yang belum menikah untuk
dinikahkan dengan roh lain. Karena Madam Go merupakan mak comblang untuk
arwah-arwah. Gong Shil menyetujuinya untuk menyelamatkan nyawa Joong
Won yang tersesat di dunia roh karena menyangka jika dirinya sudah
meninggal.
Semakin seru saat setelah kejadian itu, Joong Won kembali dengan
ingatannya yang sudah menghapus ingatan tentang Gong Shil dan semua yang
sudah terjadi selama beberapa saat. Joong Won hanya dapat mengingat
kejadian dirinya saat ia bersedia di sambar petir jika ia salah di awal
episode.
3. Gu
Family Book (MBC)
Peringat 3 drama Korea terbaik tahun 2013 ditempati oleh Gu Family Book yang sukses melambungkan
nama Lee Seung Gi dan juga Bae Suzy. Jalinan cerita kolosal fantasi apik
terjalin dengan baik di sini. Pun begitu dengan chemistry yang dijalin oleh dua pemain utamanya ini.
Gu Family Book dibuka
dengan menceritakan kisah mitos makhluk suci penjaga Gunung Jiri yang telah
menjaga keseimbangan gunung tersebut. Gu Wol Ryung (Choi Jin Hyuk) sudah
menjaga Gunung Jiri selama 1000 tahun lamanya. Ia tinggal di sebuah tempat yang
tidak bisa dijamah oleh manusia bernama Taman Cahaya Bulan. Wol Ryung hanya
mempunyai seorang teman manusia bernama Monk Sojung (Kim Hee Won).
Sojung selalu memperingatkan Wol Ryung untuk tidak mencampuri urusan manusia
apapun yang terjadi karena takut akan mengacaukan takdir manusia itu sendiri.
Namun karena merasa bosan dengan hidupnya yang datar sebagai makhluk mitos yang
hidup abadi, Wol Ryung sering kali berkeliaraan di dunia manusia.
Suatu kali Wol Ryung melihat seorang gadis bernama Yoon Seo Hwa (Lee Yeon Hee)
yang sedang diikat di sebuah pohon karena menolak menjadi seorang gisaeng (jika
di sini dikenal dengan nama wanita penghibur). Ayah Seo Hwa dijebak oleh Jo
Gwan Woong (Lee Sung Jae) sehingga dituding sebagai seorang pengkhianat negara.
Akhirnya ayah Seo Hwa pun tewas sedangkan Seo Hwa dan adiknya Yoon Jung Yoon
(Lee Da Wit) dijadikan budak.
Seo Hwa yang keturunan bangsawan tentu saja menolak untuk menjadi seorang
gisaeng yang dinilainya dapat merendahkan harga dirinya sendiri. Namun Seo Hwa
tidak dapat mengelak lagi saat adiknya Jung Yoon dipukul dengan keji di depan
matanya sendiri. Akhirnya Seo Hwa pun menyetujui hal tersebut.
Alangkah terkejutnya Seo Hwa saat mengetahui jika ia harus melayani Gwan Woong
yang merupakan pembunuh ayahnya sendiri. Melalui bantuan pelayannya akhirnya
Seo Hwa dan adiknya berhasil melarikan diri dari rumah hiburan itu. Mereka
melarikan diri ke hutan dan sialnya, Jung Yoon tertangkap tanpa sepengetahuan
Seo Hwa. Seo Hwa sendiri diselamatkan oleh Wol Ryung yang telah lama
mengamatinya. Wol Ryung menunjukkan wujudnya di depan para pengawal Gwan Woong
sebagai seorang gumiho.
Gwan Woong yang mengetahui keberadaan gumiho itu meminta bantuan dari Dam
Pyeong Joon (Jo Sung Ha) untuk mencari Seo Hwa dan juga Wol Ryung.
Tiga bulan bersama akhirnya membuat Wol Ryung dan Seo Hwa menjadi semakin
dekat. Mereka pun menikah di gunung tersebut tanpa mengetahui jika adiknya dan
sang pelayan sudah meninggal. Jung Yoon tewas digantung di tengah kota
sementara sang pelayan memutuskan gantung diri. Wol Ryung menyembunyikan fakta
ini karena takut akan membuat Seo Hwa bersedih, oleh karenanya ia mengatakan
pada Seo Hwa jika sang adik dan pelayan hidup dengan baik.
Suatu hari Seo Hwa hendak mencari sayuran di gunung tanpa ditemani oleh Wol
Ryung. Para pengawal Gwan Woong melihat Seo Hwa dan membuntuti Seo Hwa. Seo Hwa
terdesak dan berusaha meminta pertolongan Wol Ryung. Wol Ryung datang di saat
yang tepat dan akhirnya menyelamatkan Seo Hwa. Sialnya, mereka tertangkap oleh
Dam Pyeong Joon yang memang sudah mengawasi mereka. Akhirnya semua pasukan
datang dan mereka pun terdesak.
Wol Ryung terdesak dan akhirnya berubah wujud menjadi gumiho lagi untuk
menyelamatkan Seo Hwa. Pasukan Gwan Woong pun kalah dan akhirnya Wol Ryung
membawa Seo Hwa kembali ke taman cahaya bulan. Seo Hwa sangat terkejut melihat
perubahan Wol Ryung yang dipanggilnya monster. Karena takut akhirnya Seo Hwa
pergi dan kembali pada pasukan Dam Pyeong Joon. Seo Hwa pun dipaksa menunjukkan
tempat Wol Ryung bersembunyi.
Dilanda ketakutan dan fakta mengejutkan jika Wol Ryung sudah membohonginya
dengan mengatakan sang adik baik-baik saja (padahal sudah meninggal), Seo Hwa
pun membawa pasukan Dam ke taman cahaya bulan. Di sana Wol Ryung terkejut
mendapati orang yang dicintainya mengkhianatinya. Padahal sebelumnya Wol Ryung
sedang dalam proses menjadi seorang manusia dengan bantuan Sojung. Harusnya
sedikit lagi, Wol Ryung bisa menjadi manusia seandainya berhasil melewati waktu
100 hari dengan pantangan 3 hal. Namun semuanya gagal karena Seo Hwa. Dalam
insiden itu, Wol Ryung tewas dengan tebasan pedang Dam Pyeong Joon.
Sepeninggal Wol Ryung ternyata Seo Hwa sedang mengandung. Akhirnya Seo Hwa
melahirkan di dalam gua taman cahaya bulan. Awalnya Seo Hwa hendak membunuh
bayinya sendiri karena takut ia melahirkan seorang monster. Namun setelah
melihat anaknya, niatnya diurungkan. Seo Hwa pun meminta bantuan pada Sojung
untuk membesarkan anaknya. Sedangkan Seo Hwa menemui Gwan Woong dan lantas
melukai wajah Gwan Woong dengan pisaunya. Malangnya sebuah tebasan pedang
menghunus dada Seo Hwa dan akhirnya Seo Hwa pun berakhir di tempat itu.
Sojung menghanyutkan bayi Seo Hwa di sebuah sungai. Bayi itu akhirnya diambil
oleh Park Moo Sol (Eom Hyo Seop). Sojung tiba-tiba muncul dan mengatakan pada
Tuan Park jika ia menjaga baik-baik bayi itu, ia akan senantiasa diberkahi
langit.
Benar saja, setelah mengangkat bayi yang diberi nama Kang Chi itu, usaha
penginapan 100 tahunnya maju pesat, keluarganya pun menjadi salah satu yang
terkaya di daerah itu.
20 Tahun Kemudian.
Choi Kang Chi (Lee Seung Gi) tumbuh menjadi pribadi yang ceroboh dan suka
bertindak sembrono. Walau ia dibesarkan oleh Tuan Park, namun istri tuan Park
sendiri tidak menyukai kehadirannya. Terlebih lagi, ia tahu jika Kang Chi
menyukai Park Chung Jo (Lee Yoo Bi) yang merupakan anak perempuannya. Perasaan
Kang Chi ternyata tak hanya sebatas cinta sepihak, Chung Jo juga mempunyai
perasaan yang sama dengannya.
Sayangnya, Chung Jo hendak dijodohkan dengan bangsawan lainnya untuk memperkuat
posisi keluarga Park. Chung Jo tidak dapat menolak keinginan ibunya itu
sehingga menuruti saja perjodohan itu. Namun keduanya masih sering bertemu
diam-diam. Namun sang ibu mempunyai rencana lain untuk melenyapkan Kang Chi. Ia
menyuruh pengawalnya untuk melenyapkan Kang Chi.
Dalam pelariannya itu Kang Chi bertemu dengan Dam Yeo Wool (Bae Suzy).
Sebelumnya Yeo Wool diramal akan bertemu dengan jodohnya. Biksu Sojung
mengatakan jika sebisa mungkin Yeo Wool harus menghindari pertemuannya dengan
Kang Chi di bawah bulan sabit dekat pohon sakura.
Namun ternyata pertemuan itu tak terelakkan karena mereka
tetap bertemu.Kang Chi yang terluka akhirnya terjatuh dalam pelukan Yeo Wool.
Yeo Wool teringat dengan perkataan Biksu So Jung yang meramalkan hal ini
sebelumnya. Apalagi Biksu So Jung mengatakan jika mereka bersatu, salah satu
dari mereka akan meninggal. Takdir semakin mendekatkan mereka walau sebenarnya
Kang Chi masih mempunyai rasa pada Chang Joo.
Tidak lama berselang, keluarga Tuan Park juga dihancurkan oleh Gwan Woong yang
jahat. Ia ingin menguasai penginapan 100 tahun yang terkenal. Sebuah fitnah
kembali ia lontarkan, akibatnya Tuan Park juga meninggal dalam insiden itu
untuk melindungi Kang Chi dari serangan pedang Gwan Woong. Yang lebih parah
lagi, Gwan Woong berniat menjadi pria yang meniduri Cheong Joo setelah Cheong
Joo jadi seorang gisaeng.
Akhirnya Chang Joo dan adiknya Tae Seo (Yoo Yun Suk) harus mengalami kejadian
yang dialami oleh Seo Hwa, 20 tahun yang lalu. Mereka pun dijadikan budak. Sama
seperti Seo Hwa, Chang Joo menolak saat ingin dijadikan seorang gisaeng.
Betapapun kerasnya ia dipaksa, Chang Joo selalu melawan dan menolak.
Namun sebuah kejadian mengubah Chang Joo, ia mulai menerima status barunya
sebagai seorang gisaeng. Dengan bantuan dari Cheon Soo Ryun (Jung Hye Young)
yang merupakan ketua dari para gisaeng, Chang Joo bertekad akan menjadi seorang
seniman gisaeng terkenal di sana. Melihat hal ini, Wol Sun (Son Ga Young)
menjadi iri dengan Chang Joo. Wol Sun merasa Ketua Cheon pilih kasih dalam
mengajarkan seni menabuhkan gendang ala gisaeng. Perseteruan antara Chang Joo
dan Wol Sun pun tidak terhindarkan.
Chang Joo sebenarnya masih menyukai Kang Chi, namun saat ia melihat perubahan
Kang Chi sebagai seorang gumiho, ia ketakutan dan meminta Kang Chi menjauh
darinya. "Kamu bukan Kang Chi, Kang Chi bukan seorang monster."
Hal ini terbalik pada Yeo Wool, walau sudah melihat wujud sebenarnya dari Kang
Chi ia senantiasa berada di samping Kang Chi. Dengan bantuannya, akhirnya Kang
Chi masuk ke sebuah perguruan yang dibimbing oleh Ayah Yeo Wool yang tak lain
adalah pembunuh Ayah Kang Chi di masa lalu. Dam Pyeong Joon melakukan hal itu
karena keadaan yang memaksanya.
Di perguruan itu Kang Chi harus belajar untuk mengendalikan kekuatannya
sendiri. Ia harus mampu mengendalikan perubahannya tanpa bantuan gelang yang
terikat di tangannya.
Suatu saat pasukan pedagang dari Jepang datang ke penginapan 100 tahun, kepala
pedagang itu ternyata adalah Seo Hwa yang masih hidup. Sedangkan Wol Ryung yang
telah terbenam dalam dedaunan di Gunung Jiri selama 20 tahun pun kembali hidup.
Kali ini Wol Ryung kembali dalam wujud iblis 1000 tahun. Keadaan pun memaksa
Kang Chi dan Wol Ryung terlibat pertarungan.
Bagaimana akhirnya? Akankah Yeo Wool dan Kang Chi dapat bersatu di tengah
ramalan bahwa salah satu dari mereka akan meninggal jika hal itu terjadi? Serta
bagaimana serunya pertemuan Kang Chi dengan orangtua kandungnya? Apakah Gwan
Woong juga akan mendapat hukuman setimpal dengan perbuatan jahatnya.
2. Heirs (SBS)
Runner up untuk
drama Korea terbaik tahun 2013 ini jatuh pada Heirs. Drama ini tidak hanya mempunyai rating yang tinggi dan juga
populer, sajian kisahnya mampu memikat banyak kalangan. Terlebih lagi menyorot
kehidupan glamour para anak-anak dari
keluarga kaya di Korea.
Skenarionya
Heirs digarap oleh Kim Eun Sook yang
sukses membesut drama-drama hits seperti Lovers in Paris, On Air, City Hall,
Secret Garden hingga A Gentlemans Dignity. Nama besar penulis
skenario ini sudah diakui sebagai pencetak drama-drama hits berating tinggi.
Hal ini kembali ia buktikan dalam drama Heirs ini yang sukses menjadi
pemuncak rating dengan rating maksimalnya mencapai 25,6 persen di episode
terakhirnya. Tak tanggung-tanggung, episode-episode awal drama ini mengambil
setting di California USA. Sutradara Kang Shin Hyo cukup berhasil mengambil
gambar-gambar indah saat melakukan syuting ke luar negeri ini.
Kisah
dibuka dengan keinginan Cha Eun Sang (Park Shin Hye) untuk menyusul kakak
perempuannya di California USA untuk melanjutkan kuliah. Sang kakak kuliah di
sana, sementara Eun Sang harus banting tulang bekerja sambilan untuk menyambung
hidupnya dan juga sang ibu yang hanya menjadi pembantu rumah tangga. Eun Sang
mulai merasa hal ini tidak adil, dan ia ingin cepat-cepat bebas dari
penderitaannya ini.
Saat sang
kakak dikabarkan akan menikah dnegan pria asing yang ditemuinya di sana, Eun
Sang memutuskan untuk menyusul sang kakak dan memberikan sendiri uang jutaan
won yang dikumpulkan oleh ibu mereka. Siapa sangka saat di sana ia malah
bertemu dengan Rachel (Kim Ji Won) yang datang ke sana untuk menemui sang
tunangan, Kim Tan (Lee Min Ho).Sebuah kesalapahaman terjadi di sana, terlebih
lagi saat Eun Sang berpura-pura sebagai turis Jepang dan hal ini diketahui oleh
Rachel.
Sampai di
sana, Eun Sang menemukan fakta jika ternyata kakaknya tidak pernah kuliah dan
malah menghidupi seorang pria tidak tahu diri. Ia pun menyusul kakaknya yang
bekerja di sebuah pantai. Betapa terkejutnya sang kakak melihat penampakan Eun
Sang. Namun yang terjadi selanjutnya adalah kakaknya mengambil paksa uang yang
dititipkan sang ibu untuknya dan kemudian pergi meninggalkan Eun Sang. Dari
kejauhan, Kim Tan melihat pertengkaran dua saudara ini.
Kim Tan
juga mengalami masalah dengan saudaranya. Kim Tan lahir dari seorang istri
simpanan yang bahkan tidak tercantum dalam kartu keluarga. Kakaknya, Kim Won
(Choi Jin Hyuk), malah menunjukkan rasa bencinya pada Kim Tan. Kim Won adalah
anak dari istri pertama ayah Kim Tan yang telah meninggal. Kim Won merasa jika
Kim Tan adalah ancaman dan mengirimnya ke luar negeri. Mau tidak mau, Kim Tan
pun menuruti keinginan sang kakak dengan berharap suatu saat nanti kakaknya
akan berubah dan mau menerima kehadirannya.
Pertemuan
tidak sengaja antara Kim Tan dengan Eun Sang ini berlanjut. Eun Sang yang
hampir diganggu segerombol preman California akhirnya mendapatkan tawaran dari
Kim Tan untuk menginap di tempat tinggalnya saja. Walau awalnya merasa canggung
akhirnya ia menerima tawaran itu juga karena hanya Kim Tan saja yang ia kenal
di sana.
Konflik
semakin seru saat Rachel datang dan menemukan Eun Sang sudah berada di rumah
tunangannya. Rachel marah besar dan mengusir Eun Sang tanpa sepengetahuan Kim
Tan. Mulai dari sini, Kim Tan mulai menunjukkan kepeduliannya pada Eun Sang.
Kim Tan juga tidak pernah menyukai Rachel karena pertunangan mereka tidak lebih
dari sekedar hubungan bisnis antara para chebol (orang kaya).
Kembali
ke Korea, Eun Sang akhirnya tinggal di rumah Kim Tan. Ternyata, ibu Eun Sang
yang seorang tuna rungu bekerja untuk ibu kandung Kim Tan. Tak lama, Kim Tan
pun kembali ke Korea untuk memulai semuanya kembali, tanpa ia ketahui jika Eun
Sang juga tinggal di rumah yang sama dengannya. Namun akhirnya Kim Tan yang
pertama menyadari jika Eun Sang tinggal di rumahnya sebagai anak pembantu
ibunya. Walau begitu, nampaknya Kim Tan sudah jatuh hari pada sosok Eun Sang.
Kim Tan bahkan menjemput Eun Sang di sekolahnya saat kembali ke Korea. Eun Sang
yang mengira tidak akan pernah bertemu Kim Tan lagi terkejut dengan kedatangan
Kim Tan karena ia mengira tidak akan pernah bisa lagi bertemu dengan Kim Tan.
Ayah Kim
Tan memberikan beasiswa kepada Eun Sang di sekolah mewah miliknya dengan motif
ingin menunjukkan perbedaan derajat Eun Sang dan Kim Tan. Ayah Kim Tan sudah
mengetahui jika Kim Tan menaruh hati pada gadis yang menurutnya jauh di bawah
level keluarganya. Masuk ke sekolah baru nan mewah, membuat Eun Sang dikira
sebagai orang kaya baru. Hanya Kim Tan, Choi Young Do (Kim Woo Bin), Yoon Chan
Young (Kang Min Hyuk) yang mengetahui asal usul Eun Sang.
Sekolah
di sekolah mewah ini membuat Eun Sang serasa sulit bernafas. Terlebih lagi
terdapat penggolongan kekayaan murid-murid di Empire High School ini.
1. Reply 1994 (tvN)
Drama yang tayang di TV kabel tvN ini akhirnya menjadi drama
terbaik nomor satu versi kami. Sajian kisahnya dibangun dengan apik dan banyak
memberikan kejutan-kejutan di setiap episodenya. Drama ini juga menjadi drama
Korea dengan rating tertinggi selama sejarah penyangan drama Korea di TV kabel.
Rating episode terakhirnya berhasil membukukan sebesar 11,9 persen. Angka yang
fantastis untuk sebuah drama TV kabel.
Drama ini dibintangi oleh aktris cantik Go Ara. Sama seperti
judulnya, setting kisahnya mengambil latar tahun 1994 (nantinya berkembang
menuju tahun-tahun berikutnya). Premis ceritanya sama seperti Reply 1997 (tahun
lalu juga masuk daftar top
10 drama Korea terbaik 2012. Penonton diajak menebak siapa suami Na Jung
(Go Ara) sebenarnya. Kisahnya flashback ke tahun 1990-an.
Alur ceritanya disajikan dengan greget. Penonton diajak
menebak-nebak apakah pria ini atau pria itu yang akhirnya berhasil mendapatkan
hati Na Jung. Ada dua kandidat kuat : pertama adalah Trash Oppa (Jung Woo) yang
di awal cerita dikisahkan sebagai kakak Na Jung, siapa sangka ternyata ia bukanlah
kakak kandung Na Jung. Yang kedua adalah Chil Bong (Yoo Yeon Seok). Ia adalah
seorang pemain baseball professional. Ia tinggal di rumah Na Jung untuk
semakin dekat dengan sang gadis pujaan.
Penonton akan terbagi menjadi dua kubu. Pendukung Na Jung-Trash
Oppa dan juga Na Jung-Chil Bong. Dua-duanya manis dan bersikap baik pada Na
Jung. Na Jung sendiri memendam rasa pada Trash Oppa namun tanpa ia sadari ia
begitu nyaman dan menjadi dirinya apa adanya saat bersama dengan Chil Bong yang
terus setia menunggunya. Bahkan, saat Chil Bong bisa dengan mudah mendapatkan
gadis lain yang lebih cantik, ia memilih setia pada hatinya yang telah
tertambat pada Na Jung.
Di boarding house Na Jung juga tinggal mahasiswa
perantauan lainnya seperti Samchunpo (Kim Sung Kyun), Haetae (Son Ho Jun),
Binggeure (Baro) dan Jo Yoon Jin (Min Do Hee). Mereka semua datang dari daerah
rantauan yang berbeda-beda dan karakter unik yang kuat. Samchunpo adalah yang
termuda di antara mereka dari segi umur, namun tidak dari segi wajah. Banyak
yang tak mengira jika ia sebenarnya masih muda berdasarkan wajahnya tersebut.
Samchunpo adalah teman sekamar Haetae. Mereka sangat bertolak belakang, dan
sering cekcok namun juga sering bersama. Persahabatan mereka diwarnai dengan
berbagai perasaan yang campur aduk.
Sedangkan Binggeure adalah sosok pemuda yang diam dan polos.
Cita-citanya malah ingin masuk ke dunia seni, namun karena keinginan
orangtuanya ia masuk kedokteran. Pada akhirnya, ia mengambil cuti kuliah dan
lebih memilih bekerja tanpa sepengetahuan orangtuanya. Dari sini, ia malah
dekat dengan Trash Oppa yang mau memperhatikan dan memperdulikannya. Dari sini
berkembang perasaan yang menunjukkan ketertarikan sesama jenis. Walau begitu,
Trash Oppa sendiri hanya menganggap Binggrae sebagai adiknya saja.
Kisah cinta Jo Yoon Jin dan Samchunpo juga sangat unik.
Mereka sering terlibat cekcok dan saling tidak menyukai. Namun saat berlibur ke
daerah tempat tinggal Samchunpo, pulangnya mereka malah jadian dan mulai
merajut kasih.
Siapa yang pada akhirnya akan menjadi suami Na Jung? Tonton
sendiri untuk jawaban selengkapnya.
Credit : Inisajamo.com