Tampilkan postingan dengan label Chinese Star : Athena Ju. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Chinese Star : Athena Ju. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 Mei 2016

Huang Rong dan Kostum Pengemis di "Legend Of The Condor Heroes"

Gak peduli walau seluruh Asia atau bahkan seluruh dunia lagi heboh ma Song Jong Ki dengan Descendant Of The Sun, kalau saya mah heboh ma Legend Of The Condore Heroes 2017 sih hehehe =) William Yang gak kalah ganteng ma Song Jong Ki kok, lebih muda pula hehehe =) Aku beda, bolehkan? Hehehe =( 

Dan sambil menunggu LOTCH 2017 tayang tahun depan, mari kita bahas terlebih dulu segala sesuatu tentang karakter utamanya. Kita mulai dengan sang aktris utama, Huang Rong (Oey Yong). Well, entah kenapa saat melihat foto Behind The Scene LOTCH 2017 yang memperlihatkan adegan Huang Rong menyamar menjadi pengemis membuat saya jadi pengen membuat sebuah artikel tentang Huang Rong dan kostum pengemisnya. Siapakah yang paling meyakinkan saat menyamar menjadi seorang pengemis dan siapakah yang perubahannya terlihat paling signifikan dari seorang pengemis dekil menjadi seorang gadis cantik? Let’s check this out below...






Warning : Ini hanya pendapat pribadi saya, kalau gak sesuai dengan pendapat Anda, harap dimaklumi jika setiap orang punya selera hehehe =) Gak trima, protes, komentar, skip ajalah artikel ini kalau gak sesuai ma keinginan Anda. Anggap tak pernah ada. Gampang kan? Karena saya menulis di blog pribadi saya sendiri jadi saya gak mau diatur-atur orang, I JUST WRITE WHAT I WANT TO WRITE !!! Bagi yang gak sejalan dan gak sependapat, silakan tutup blog ini dan bacalah blog lain, as simple as that. Hidup sudah ribet jadi jangan dibuat makin ribet, okay ^^. So, let’s start...

1. (Alm) Barbara Yung as Huang Rong (Oey Yong) 1983 
Kemunculan pertama Huang Rong (Oey Yong) versi Barbara Yung sebagai seorang pengemis benar-benar meyakinkan. Dia bukan hanya tampak dekil dan kotor dengan baju yang penuh tambalan di mana-mana tapi secara akting, dia juga tampak sangat natural saat adegan menjahili Guo Jing (Kwee Cheng) dengan melempar tulang ayam ke arahnya.



Huang Rong (Oey Yong) yang nakal, jahil, iseng, usil, dan benar-benar kurang kerjaan karena selalu gangguin orang, benar-benar dibawakan dengan sempurna oleh Barbara Yung. Siapa yang menyangka jika dibalik image seorang pengemis dekil dan kotor yang usil dan iseng ternyata adalah seorang gadis yang sangat cantik.



Dan perubahan Barbara dari seorang pengemis dekil dan kotor ke seorang gadis remaja yang cantik pun terlihat jelas. Bagaikan itik buruk rupa yang berubah menjadi seekor angsa yang menawan. Perubahan yang sangat signifikan. Sayang akting terpesona Guo Jing (Felix Wong) saat pertama kali melihat perubahan tampilan itu kurang meyakinkan (menurut saya).





2. Athena Chu as Huang Rong (Oey Yong) 1994 
Athena Chu adalah pengemis yang paling cantik menurut saya. Walau sudah didandani layaknya seorang pengemis dekil, dia tetap masih terlihat cantik, kurang kotor dan dekil menurut saya. Hhhhhmm, walau secara keseluruhan Athena adalah favorite saya, tapi saya akan bersikap obyektif untuk menilai. Dari segi dandanan dan kostum, Pengemisnya Athena kurang terlihat seperti seorang pengemis karena dia masih terlihat bersih dan cantik.





Dia masih terlalu cantik untuk menyamar menjadi seorang pengemis dan rasanya gak masuk akal aja kalau Guo Jing (Julian Cheung) gak nyadar kalau dia wanita. Uda jelas-jelas pakai lipstick gitu -__- Harusnya make up artis bisa mendandani Athena menjadi benar-benar kotor dan dekil kayak Barbara agar lebih meyakinkan saat menyamar menjadi seorang pengemis. I Blame the Make Up Artist !!!



 Untungnya ini hanya waktu Promosi aja. Gak lucu kalau ada seorang pengemis yang benar-benar memakai lipstick kan?

Tapi perubahan Athena dari seorang pengemis dekil dan kotor (walau masih kurang kotor) ke seorang gadis remaja yang cantik masih terlihat jelas. Bagaikan seekor itik buruk rupa berubah menjadi seekor angsa yang menawan.  




Athena Chu yang aslinya emang uda cantik terlihat sangat mempesona saat berdiri di atas kapal dengan kostum hijau putihnya dan tersenyum manis pada Guo Jing (Julian Cheung) dengan memainkan ujung rambutnya dengan centil. So beautiful Athena... Dan akting terpesona Julian Cheung pun jauh lebih meyakinkan daripada Felix Wong (menurut saya).

3. Zhou Shun as Huang Rong (Oey Yong) 2003
Berbeda dengan kedua pendahulunya yang tampak sangat berbeda saat mengalami perubahan dari seorang pengemis dekil dan kotor menjadi seorang gadis remaja yang cantik. Zhou Shun tak mengalami perubahan sama sekali. Di mata saya, saat jadi pengemis ataupun menjadi “Gadis cantik” kok gak ada perubahan ya? Dia tetep jelek mau diapain juga? Gak ada bedanya gitu.


Mungkin yang beda cuma kostumnya kali ya? Waktu jadi pengemis, kostumnya sedikit lebih kotor dan wajahnya sedikit dikasih item-item gitu, dan waktu berubah menjadi “Gadis cantik” (yang tidak cantik), noda di wajahnya ilang dan kostumnya jadi bersih. Tapi hanya itu saja. Aslinya gak ngefek sama sekali waktu jadi pengemis dan waktu jadi “gadis cantik” (yang tidak cantik). Sampe bingung, “loh kok ini gak ada bedanya sih? Tetep aja jelek. Mana yang namanya gadis cantik?”. Di mataku dia tetap seperti pengemis *bloggernya benci amat ma Zhou Shun ya? Hehehe =) Siapa suruh matanya kayak “orang ngantuk”? mengganggu banget tuh wajah -__- *



Tak ada perubahan dari itik buruk rupa menjadi angsa yang menawan, yang ada mungkin dari itik buruk rupa menjadi itik yang dimandi’in, gitu aja. Kecewa, benar-benar kecewa -__- Seolah dunia perfilman China sudah kehabisan stok wanita cantik jadi gak ada pilihan lain selain Zhou Shun *sigh* Perubahan yang gagal total. 


Jika  dalam versi Athena, saya menyalahkan Make Up artistnya yang membuat Athena masih terlihat cantik walau sudah memakai pakaian pengemis, tapi kalau kasusnya Zhou Shun, saya menyalahkan wajahnya yang memang kayak “Orang ngantuk”. Mau diapa-apain juga gak bisa, kecuali Zhou Shun oplas, baru mungkin bisa berubah. Kasihan Make Up artisnya yang tidak terlihat melakukan perubahan sama sekali. #Bukan_Salah_Make_Up_Artist



4. Ariel Lin as Huang Rong (Oey Yong) 2008
Kostum pengemis Ariel tampak meyakinkan apalagi dengan topinya yang lucu. Di mata saya, Ariel lebih mirip seorang anak laki-laki remaja nakal dengan pipi tembemnya yang ngegemesin *jadi pengen cubit* Lumayan kotor dan dekil, dan gak pake lisptick kayak Athena, jadi dari segi kostum dia lebih meyakinkan dari Athena maupun Zhou Shun. Tapi dari segi akting, tentu belum mampu menyaingi jahil, usil, iseng dan nakalnya Barbara. Kadang saya merasa Ariel seperti benar-benar berakting, gak keliatan Natural.



Tapi perubahan Ariel Lin dari seorang pengemis dekil dan kotor menjadi seorang gadis remaja yang cantik keliatan lumayan lah. Walau Ariel kurang cantik jika dibandingkan dengan Athena dan Barbara tapi setidaknya Ariel sedikit lebih baik dari Zhou Shun, karena keliatan perubahannya.



Saat pakai kostum pengemis, Ariel keliatan tembem banget tuh pipi, terlalu chubby alias cempluk kayak bayi baru lahir, tapi setidaknya saat sudah jadi cewek, pipinya berkesan agak sedikit berkurang tembemnya, mungkin karena efek rambutnya diurai. Walau sebenarnya sih masih terlalu chubby (cempluk) untuk seorang Huang Rong yang dilukiskan sangat cantik bagai Dewi dari kahyangan. Kan gak pernah ada tuh ceritanya seorang Dewi yang cempluk -__- Andai saja Ariel bisa sedikit mentiruskan pipinya, mungkin masih sedikit meyakinkan. Namun sayang, Ariel tetep menjadi Huang Rong tertembem (tercempluk) sepanjang masa. Gak keliatan cerdasnya seorang Huang Rong, justru cuma keliatan kekanakannya, mungkin karena tubuhnya yang mungil kale ya?



Kalau dari postur tubuh, Ariel sesuai dengan penggambaran dalam novelnya yaitu kecil mungil. Tapi tidak untuk kecantikan dan kecerdasan yang kurang nampak dari Huang Rong-nya Ariel. Tapi kalau soal perubahan dari seorang pengemis ke seorang gadis cantik, Ariel masih lebih baik dari Zhou Shun, keliatan berubah walau gak terlalu cantik-cantik amat *lagi-lagi karena pipi yang tembem* -__-



5. Li Yi Tong as Huang Rong (Oey Yong) 2017
Please welcome, Li Yi Tong as Huang Terbaru 2017. Walau belum ditayangkan secara resmi dan baru memulai proses syuting saat artikel ini dibuat. Tapi foto-foto BTS-nya sudah lumayan banyak tersebar di weibo. Dan dalam salah satu foto BTS tersebut terlihat satu adegan Li Yi Tong memakai kostum pengemis di awal pertemuannya dengan Guo Jing (William Yang). Dari kostum pengemisnya sih keliatan lumayan dekil dan kotor ya (walau matanya terlihat mirip Zhou Shun), lumayan mirip pengemis.




Tapi saat dia berubah dari seorang pengemis dekil dan kotor menjadi seorang gadis “cantik” (yang tidak begitu cantik), setidaknya saya sempat tidak mengenalinya karena saat memakai pakaian wanita, mata sayu Li Yi Tong yang kayak “orang ngantuk” tiba-tiba tidak terlihat. Jujur, saya pikir dia orang lain gitu. Mungkin karena fotonya kurang jelas kale ya jadi gak keliatan “mata ngantuknya” yang mirip Zhou Shun itu, atau mungkin beberapa foto diambil dari angle yang tepat jadi mata ngantuknya gak keliatan ngantuk.



Tapi dibandingkan Zhou Shun yang wajahnya seolah tak tertolong lagi, perubahan Li Yi Tong dari seorang pengemis kotor menjadi gadis cantik masih jauh lebih baik dari Zhou Shun. Well, setidaknya saya sempat mengira dia artis lain karena mata “ngantuknya” dalam beberapa foto, gak keliatan ngantuk lagi. Great job, make up Artist. Tapi kalau soal aktingnya, kita baru akan tahu jika serial adaptasi terbaru ini resmi ditayangkan Musim Panas 2017 mendatang.



My Personal Opinion : 
Well, ini hanya sekedar penilaian pribadi saya. Anda boleh setuju boleh tidak. Tak ada yang melarang. Setiap orang berhak berpendapat. Jadi kalau ada yang gak trima, protes atau komentar (yang sayangnya gak bisa karena saya gak suka dikomentarin jadi komentarnya dalam hati masing-masing aja hehehe ^.^), Anda cukup CLOSE BLOG ini dan bukalah blog lain yang sesuai dengan keinginan hati Anda. As simple as that. Hidup sudah ribet jadi jangan dibuat makin ribet hehehe =)

Credit : WEIBO ON LOGO

Sabtu, 07 Februari 2015

Wuxia Character : Huang Rong (Oey Yong) dalam "Legend Of The Condor Heroes"

Masih membahas seputar serial Wuxia populer favoritku “Legend Of The Condor Heroes”. Mari kita sambut, karakter WUXIA WANITA FAVORITKU, Huang Rong aka Oey Yong yang cerdas, centil, jahil, lincah, periang, nakal,dan manja yang sangat berbanding terbalik dengan Guo Jing aka Kwee Cheng yang bodoh, lugu, polos dan baik hati. Pasangan yang sebenarnya bagai bumi dan langit, tapi mereka bisa saling melengkapi.

Huang Rong (Oey Yong) adalah karakter PALING FAVORIT dari semua karakter wuxia yang pernah ada. Dan Pendekar Pemanah Rajawali atau Sia Tiauw Eng Hiong atau The Legend Of The Condor Heroes ini juga adalah yang PALING FAVORIT dari semua kisah wuxia yang pernah ada. Kisah kepahlawanan tentang sepasang kekasih yang memiliki kepribadian yang berbanding terbalik ini sangat menarik untuk diikuti.



Huang Rong (Oey Yong) merupakan salah satu tokoh fiktif dari Trilogi Pendekar Rajawali karangan Jin Yong atau Louis Cha. Dia adalah tokoh utama wanita dalam Trilogy Condor Heroes yang pertama, yaitu The Legend of Condor Heroes, tapi pada trilogy kedua “Return Of The Condor Heroes”, dia berperan sebagai tokoh pendukung walau perannya tetap sangat penting. 

Namun pada trilogi ketiga “Heaven Sword and Dragon Sabre” alias Pedang Pembunuh Naga, Huang Rong (Oey Yong) tidak memegang peranan lagi tapi tetap menjadi inti cerita tersebut, karena putri dari Huang Rong (Oey Yong) dan Guo Jing (Kwee Cheng) yaitu Guo Xiang (Kwee Siang) adalah pendiri Partai Gobi yang memegang peranan penting dalam seri tersebut.


Huang Rong (Oey Yong) yang dalam novel digambarkan memiliki paras yang sangat cantik, sangat cerdas dan berbakat tapi sifatnya yang manja dan nakal yang lebih senang bermain dari pada berlatih kungfu membuat kepandaian kungfunya tidak terlalu tinggi. 

Huang Rong (Oey Yong) sangat berbeda dengan kekasihnya - Guo Jing (Kwee Cheng) yang digambarkan lambat berpikir, bodoh dan lugu serta memiliki kepandaian di bawah Huang Rong (Oey Yong) tapi karena semangat pantang menyerah, kegigihan dan kerja kerasnya membuat Guo Jing (Kwee Cheng) menjadi pendekar yang disegani karena ilmu kungfunya yang tinggi, kebaikan hatinya, semangatnya dalam membela bangsa dan negara serta jiwa patriotiknya, membuatnya bahkan sempat disejajarkan dengan lima pendekar terhebat saat itu.  They are MY BEST COUPLE ON WUXIA series.


Seperti yang digambarkan dalam novel, Huang Rong (Oey Yong) adalah seorang gadis yang cantik, cerdas, lincah, ceria, nakal, punya banyak akal walau kadang agak liar dan sedikit manja. Kekasih Guo Jing (Kwee Cheng) dan istrinya kelak. Putri kesayangan dari Sesat Timur, Huang Yao Shi (Oey Yok Shu) dan kelak akan menjadi Ketua Partai Pengemis (Kaypang) ke-19. 

Ibunya meninggal tak lama setelah melahirkannya, Huang Rong yang tumbuh tanpa kasih sayang & didikan seorang ibu, hanya dibesarkan oleh ayahnya yang aneh di sebuah Pulau Terpencil yang bernama Pulau Bunga Persik. Kehilangan sentuhan kasih sayang seorang ibu, membuat Huang Rong tumbuh menjadi seorang gadis yg nakal dan manja, seenaknya dan terkadang liar.


Namun dia mewarisi kecerdasan orang tuanya, pintar, banyak akal, dan penuh tipu muslihat, membuatnya berkali-kali selalu lolos setiap kali dia dan kekasihnya menghadapi bahaya. Huang Rong juga dikenal sebagai gadis muda dengan sejuta bakat, dia jago memasak, dia menguasai ilmu hitung (matematika), ilmu perbintangan, sastra, musik, literatur, dan dia juga bisa menghapal sesuatu hanya dengan sekali lihat, kecerdasan yang sama dengan ibunya yang juga mampu menghapal kitab 9 bulan hanya dengan sekali lihat.

Sebagai seorang gadis belia berusia 16 tahun, ia sudah berkeliaran di jalanan dan meninggalkan rumahnya di Pulau Persik karena sedang 'bertengkar' dengan ayahnya. Saat itu, Huang Rong yang nakal dan manja, merasa sakit hati karena telah dimarahi oleh ayahnya, diam-diam kabur dari rumahnya. 



Berkeliaran di jalanan dengan menyamar sebagai seorang pengemis kecil yang kumal, ia banyak menjahili setiap orang yang ditemuinya. Sampai suatu saat ia bertemu dengan pemuda lugu dan baik hati yang awalnya memang dijahilinya namun anehnya, sang pemuda tidak pernah merasa terganggu malah memberikan 'sesuatu' yg tidak pernah dirasakannya selama ini. Yup, pemuda itu adalah Guo Jing (Kwee Cheng).



Melalui keluguan dan kebaikan hati sang pemuda inilah, hatinya mulai bergetar dan menemukan cinta sejatinya pada pandangan pertama. Guo Jing tanpa menyadari jika dia adalah seorang gadis, bersikap sangat baik padanya sehingga membuat Huang Rong tersentuh dan jatuh cinta pada kebaikan dan ketulusan hati Guo Jing. Lugu, baik hati dan tidak neko-neko benar-benar membuatnya merasa nyaman.


Huang Rong-lah dengan segala akal dan kepintarannya yang selalu menolong Guo Jing saat dia mengalami bahaya, Huang Rong juga dengan rayuan manisnya dan kepandaiannya memasak telah berhasil membujuk Pengemis Tua Hong Chi Khong (Ang Cit Khong) agar mau menerima Guo Jing menjadi murid dan mengajarkan ilmu 18 Jurus Penakluk Naga pada kekasihnya itu. 

Semua itu tak lain karena Huang Rong takut ayahnya akan menolak Guo Jing dan tidak merestui hubungan mereka jika tahu ilmu Guo Jing sangat rendah, bahkan dirinya di kemudian hari diangkat menjadi ketua Kaypang ke-19 dan mewarisi ilmu yang hanya diperuntukkan bagi sang ketua yaitu 36 jurus Tongkat Pemukul Anjing.


Meski awalnya sang ayah menentang hubungannya dengan Guo Jing, namun Huang Rong tidak peduli. Baginya Guo Jing adalah sosok pemuda yang dapat memberikan cinta kasih yang tulus dan keamanan yang dibutuhkan seorang gadis seperti dirinya. 

Bersama-sama, keduanya merupakan sebuah kombinasi pasangan yang sempurna dan saling mengisi satu sama lain. Guo Jing dengan sifatnya yg sangat lugu namun setia, jujur dan baik hati dan Huang Rong dengan segala kecerdasan dan kecerdikannya mampu membuat mereka melakukan hal-hal besar bersama-sama.


Walau kepribadian mereka sangat bertolak belakang tapi sebenarnya mereka berdua adalah pasangan yang saling melengkapi. Huang Rong memberi Guo Jing kepintaran dan Guo Jing memberi Huang Rong sebuah hati (ketulusan). Karena Guo Jing, Huang Rong yang awalnya liar dan manja berubah menjadi seseorang dengan kepribadian yang lebih baik dan dewasa.


Bersama sang kekasih, Huang Rong bertualang di dunia persilatan.Huang Rong banyak membantu Guo Jing melakukan hal-hal besar dalam hidupnya. Diantaranya adalah membantu sang kekasih membalaskan dendam atas kematian orang tuanya dan membantu Bangsa Han dari infasi dan kekejian Bangsa Chin (Jin). 

Di samping itu dalam banyak hal Huang Rong juga selalu berhasil menolong Guo Jing untuk keluar dari berbagai kesulitan dengan kecerdasan otaknya. Huang Rong juga membantu Guo Jing menyalin kembali Kitab Perang Bu Bok (Wu Mu Yi Su) yang belakangan digunakan untuk membantu mengusir Bangsa Jin dan bahkan Bangsa Mongol.


Namun setelah menikah dengan sang kekasih - Guo Jing (Kwee Cheng), Huang Rong (Oey Yong) mengalami banyak kesulitan menjadi seorang Ibu. Hal ini bisa dipahami karena Huang Rong (Oey Yong) tumbuh tanpa sentuhan kasih sayang seorang Ibu, jadi dia mencurahkan semua kasih sayangnya pada putri sulungnya, Guo Fu (Kwee Hu) sehingga tanpa sadar dia membuat Guo Fu tumbuh menjadi seorang gadis manja dan keras kepala sepertinya, juga bodoh seperti ayahnya. 

Guo Jing (Kwee Cheng) yang juga tumbuh tanpa didikan seorang ayah, tak tahu bagaimana menjadi seorang ayah yang baik bagi putri sulungnya.


Tapi untunglah, karena putri kedua mereka yaitu Guo Xiang (Kwee Siang) terlahir dengan perpaduan sifat baik dari kedua orang tuanya, Guo Xiang bukan hanya seorang gadis yang cantik dan cerdas seperti Ibunya tapi juga sangat baik hati dan jujur seperti ayahnya. 

Sedangkan putra semata wayang mereka, saudara kembar Guo Xiang yaitu Guo Polu (Kwee Polu) juga mewarisi kebaikan hati ayahnya dan kepintaran ibunya. Merekalah yang kelak diberi mandat untuk mewarisi kedua senjata pusaka yaitu Pedang Langit dan Golok Pembunuh Naga yang masing-masing berisi kitab 9 Yin dan kitab Perang Bubok (Wu Mu Yi Shu). Di samping itu, Guo Xiang (Kwee Siang) juga adalah pendiri Partai Besar Gobi Pay.

===========

Diantara banyak pemeran tokoh Huang Rong (Oey Yong) dalam berbagai versi adaptasi yang pernah dibuat, hanya satu yang benar-benar menjadi favoritku yaitu versi 1994 yang diperankan oleh Athena Chu. Berperan sebagai tokoh legendaris Huang Rong (Oey Yong) di versi 1994 sempat membuat Athena Chu tertekan. 



Walau terlihat kesulitan pada awalnya, tapi akhirnya Athena Chu sukses memerankan karakter Huang Rong (Oey Yong) dengan gayanya sendiri dan lepas dari bayang-bayang Almarhum Barbara Yung. Gayanya yang centil dan ceria saat memerankan karakter Huang Rong (Oey Yong) mampu membuat Athena berada di jajaran artis papan atas Hongkong saat itu dan membawanya ke puncak popularitas. Jumlah fansnya pun melonjak drastis dan membuatnya semakin terkenal, tak hanya di Hongkong bahkan hingga ke seluruh Asia, termasuk Indonesia.

Note : Foto diambil dari "Legend Of The Condor Heroes 1994".
Credit : All pictures belong to the owners.