Monday, May 2, 2016

Wuxia Star Profile : William Yang (杨旭文), Guo Jing 2017 (The Most Handsome Guo Jing)




Pertama kali mendengar nama Wiilliam Yang sebagai pemeran Guo Jing yang baru, I don't know who he is. Cari info tentang dia pun sama sulitnya seperti mencari jarum di tengah tumpukan jerami. Akhirnya satu-satunya pilihan yang tersisa adalah dengan menyelami Laut China Selatan alias ngublek-ngublek situs China, berhubung pencarian dengan nama Baratnya sangat minim informasi jadilah nyarinya pake huruf mandarinnya deh. Walau masih tak banyak info yang bisa didapat tapi setidaknya masih ada sesuatu yang bisa dikorek tentang cowok cakep kelahiran 1994 ini. So, bagi yang penasaran dengan cowok ganteng pemeran Guo Jing 2017 ini, silakan menyimak profil singkatnya di bawah ini...
 
“Wuxia Star : William Yang (杨旭文),Guo Jing 2017 Profile”





William Yang with Guo Jing's Costume :




William Yang, yang terlahir dengan nama Yang Xu Wen (杨旭文), pada tanggal 2 April 1994 ini lahir di Nanjing, Propinsi Jiangsu - China. Pria muda berwajah tampan dan memiliki tinggi badan 188 cm ini lulus dari Central Academy of Drama pada tahun 2012. Dia adalah aktor pendatang baru alias New Comer dari China dan sebagaimana layaknya para pendatang baru, tentu saja karya yang mereka hasilkan masih belum terlalu banyak. 



Namun sepertinya Dewa Keberuntungan sedang menaungi William sehingga membuatnya berhasil mendapatkan karakter utama dalam Seri Pertama Trilogi Pendekar Rajawali atau yang lebih dikenal dengan "The Legend Of The Condor Heroes" sebagai si lugu Guo Jing. 



William mengawali karirnya di dunia hiburan China saat tampil dalam drama “Beauty Maker” pada Juli 2014, lalu pada bulan Agustus di tahun yang sama, dia juga tampil dalam serial bergenre suspended-thriller bersama artis dan aktor dari suku Uyghur, yaitu Merxat dan Dilraba Dilmurat dalam drama sepanjang 11 episode yang berjudul “Backlight Of Love / Love Against The Light”. 


Masih di tahun 2014, pada bulan Oktober dia juga membintangi sebuah drama berjudul “The Evil Boss”. Lalu pada Januari 2015, untuk yang pertama kalinya dia tampil dalam sebuah produksi film layar lebar berjudul “New York New York”. Bulan Oktober 2015, dia kembali membintangi serial Idola berjudul "Agni Ocean". November 2015, dia muncul dalam proyek kerja sama China dan Korea Selatan yang berjudul “Villain Must Die / Bad Guy Must Die”

Dan pada Januari 2016, dia kembali tampil dalam serial wuxia berjudul "The Legend Of Chusen (Zhu Xian Yun Zhi)" yang saat ini sedang dalam proses syuting. Yang lagi-lagi dalam serial inipun, William hanya berperan sebagai pemeran pendukung dan beradu akting dengan Zhao Li Ying, Li Yi Feng dan pemain top China lainnya seperti Yang Ming Na, Zhong Feng Yan dll. 



Dan setelah membintangi berbagai peran kecil tersebut, sepertinya bintang keberuntungan sedang menaungi William ketika Huace Media & Perfect Picture and Media Group selaku Produser dari adaptasi terbaru “The Legend Of The Condor Heroes” akan mempercayakan peran Legendaris Guo Jing kepadanya. 




Memerankan karakter pemuda lugu, baik hati, polos, namun berani dan bersifat ksatria ini tentu bukanlah sebuah tugas yang mudah bagi William. Karakter Guo Jing merupakan salah satu peran yang tentu sangat diidamkan oleh semua aktor untuk bisa memerankannya. Apakah William Yang bisa sesukses pendahulunya? 



Profile (Update - 3 Oktober 2018) :
Chinese name : Yang Xu Wen (杨旭文) 
English Name : William 
Country of Origin : China 
Nationality : Han 
Star Sign : Aries 
Height : 188 cm 
Body weight : 74 kg 
Place Of Birth : Nanjing, Jiangsu Province 
Date Of Birth : April 2, 1994 
Profession : Actor 
Graduated School : Central Academy of Drama 
Agency : Huayi Brothers Culture Brokerage Co.

Drama : 
* Beauty Maker (2014) 
* Backlight Of Love (2014) 
* Evil Boss (2014) 
* Agni Ocean (2015) 
* Villain Must Die (2015) 
* Legend Of Chusen / Zhu Xian Yun Zhi (2016) 
* The Legend Of The Condor Heroes (2017) as Guo Jing (Kwee Cheng)
* Excellent Investor (2018)
* Demon Catcher Chong Kui (2018)
* Hua Jianghu Chi Pu Liang Ren (2018)

Movie : 
New York New York (2015) 

TV Show :
* Keep Running (Season 5)
* Happy Camp (Eps 990) : Guest Star

  

UPDATE : 3 Oktober 2018 
William Yang as Guo Jing 2017 
Bagi saya, William sukses memerankan sosok Guo Jing yang membuat saya berpaling dari Julian Cheung. Selama ini, tak ada satupun aktor pemeran Guo Jing yang mampu menggantikan Julian Cheung sebagai Guo Jing terfavorite, bahkan TIDAK HU GE SEKALIPUN. Namun kini, dengan sangat mudah, William Yang mengambil alih posisi Julian Cheung yang sudah bertahan selama 23 tahun ini. 



 

Dalam novel memang digambarkan karakter Guo Jing itu bodoh dan lamban, namun baik hati, jujur dan berjiwa ksatria. Buat apa pintar kayak Yoko tapi jahat dan egois? Bukankah di jaman sekarang ini sudah sangat sulit sekali mencari pria yang jujur seperti Guo Jing?

Tapi walaupun karakter Guo Jing digambarkan bodoh dan lamban dalam novelnya, namun kenyataannya dalam berbagai versi adaptasi di layar kaca, para aktor yang memerankan karakter Guo Jing menampilkan sosok ini dengan berbagai macam versi dan interpretasi yang berbeda-beda.
 


Jika Guo Jing-nya Julian Cheung 1994 menampilkan Guo Jing yang lugu, Guo Jing-nya Hu Ge menampilkan Guo Jing yang idiot dan tolol, maka Guo Jing-nya William Yang menampilkan sosok Guo Jing yang tak hanya polos, baik hati, jujur, berani, tegas, punya prinsip yang kuat, memiliki cinta yang tulus (innocent love) namun ternyata juga memiliki sifat pencemburu yang cute.

Guo Jing versi William Yang adalah Guo Jing pertama (sejauh yang kuingat) yang jelas-jelas menunjukkan “kepemilikan”nya terhadap Huang Rong. Willam Guo Jing selalu merasa cemburu dan tersaingi setiap kali melihat Ou Yang Khe dekat-dekat dengan sang kekasih, Huang Rong. Hal ini membuat kisah cinta segitiga antara Guo Jing – Huang Rong – Ou Yang Khe menjadi tampak lebih hidup, persaingan di antara kedua pria untuk mendapatkan Huang Rong juga tampak lebih menarik dan bukan hanya sekedar tempelan belaka.



Melihat versi Guo Jing yang polos namun juga pencemburu adalah hal baru bagiku, karena versi adaptasi yang lain tidak menunjukkan hal ini sehingga menimbulkan kesan bahwa Guo Jing tak benar-benar mencintai Huang Rong dan menganggapnya sama sekali tidak romantis, hal yang membuat Guo Jing dianggap “kalah” dari Yang Guo (Yoko). Guo Jing versi Julian Cheung pun tak menunjukkan karakter ini.

Tapi Guo Jingnya William Yang membuat karakter Guo Jing menjadi lebih menarik karena ternyata Guo Jing juga memiliki sifat posesif. Guo Jing terlihat sangat cute saat dia sedang cemburu dan merasa tersaingi. Guo Jing-nya William Yang sukses menampilkan karakter Guo Jing yang fresh dan beda dari yang lain.

 

Guo Jing versi William menunjukkan karakter yang sangat ingin melindungi Huang Rong, karakter yang dia perankan menunjukkan pesan “Rong’er adalah wanitaku. Aku tidak akan membiarkan siapapun menyakitinya, menyentuhnya atau bahkan hanya sekedar menatapnya dengan penuh nafsu. Aku akan mencongkel matamu kalau kau berani melakukan itu.” (episode setelah Huang Rong diculik oleh Ou Yang Khe)

Yyyyeeeyyy...Inilah Guo Jing yang sangat kuharapkan selama ini, Guo Jing yang menunjukkan cintanya pada Huang Rong. Guo Jing yang lebih agresif dalam menunjukkan perasaannya, bukan Guo Jing yang pasif seperti yang sebelumnya. William Yang sukses menampilkan sisi lain dari Guo Jing yang berbeda dari sebelumnya, Guo Jing versinya sendiri. Great job, William ^_^
 

William Yang membuktikan bahwa Guo Jing, sang pendekar hebat tak masalah memakai poni. Jujur, yang membuat saya menyukai Guo Jing-nya William Yang adalah poni manisnya. Style dan gaya rambut William menggambarkan Guo Jing masa kini, Guo Jing millenium. Guo Jing versi baru yang sepertinya sengaja dibuat untuk menarik perhatian para gadis muda (walau faktanya tante-tante kayak gue juga demen banget liat William hehehe ^_^)

Walau ada yang berkomentar bahwa Guo Jing dengan rambut ala-ala boyband ini membuatnya tak tampak seperti seorang pendekar, tapi, hei, bukankah saat memakai gaya rambut ini, Guo Jing masih remaja dan memang belum menjadi pendekar? Untuk menampilkan kesan remaja lugu dan polos, saya rasa cocok-cocok aja kok.



Bukankah di 5 episode terakhir, Guo Jing-nya William Yang juga sudah mengubah gaya rambutnya seperti seorang pendekar sejati? Dengan rambut panjang, dikuncir tengah seperti layaknya wuxia klasik, William Yang terlihat keren dan macho seperti seorang Pendekar sejati. Perubahan ini sangat wajar mengingat saat kembali ke Mongol, Guo Jing diceritakan menjadi seorang Jenderal Perang. Dia bukan lagi seorang remaja belasan tahun, melainkan sudah menginjak usia 20 tahun dan sudah menjadi pria sejati.

Jadi perubahan gaya rambut William Yang ini seolah untuk menunjukkan perubahan jati diri Guo Jing, dari Guo Jing remaja menjadi Guo Jing dewasa. Guo Jing remaja, yang masih lugu, polos dan tak mengerti apa-apa memang lebih pas berpenampilan layaknya seorang remaja dengan dengan rambut pendek berponi. 



Sedang untuk Guo Jing dewasa yang sudah memiliki pengalaman di dunia persilatan, sudah mengerti arti menjadi pahlawan, melindungi orang-orang yang dia sayang, Guo Jing yang tahu tugas dan tanggung jawabnya, memang lebih pas dengan gaya rambut panjang klasik dikuncir tengah.

Dari Guo Jing remaja menjadi Guo Jing dewasa ditunjukkan melalui perubahan rambut dan poni. Jadi apa masalahnya? Bukankah Yang Guo (2014) juga berponi? Jika Yang Guo boleh, kenapa Guo Jing gak boleh?

Cukup diingat kalau sekarang adalah era millienium, bukan lagi era silat TVB jaman dulu. Fashion dalam kostum wuxia pun juga mulai berubah mengikuti perkembangan jaman. 


Menurut saya, style tersebut sudah sangat pas dan cocok untuk wajah William yang aslinya sudah tampan, justru terlihat lebih tampan dengan poni manisnya. William yang memang masih muda memang sangat pas memerankan karakter Pendekar Muda Guo. Dan kedua gaya rambut William sudah sangat pas menurut saya, baik yang berponi manis ataupun yang dikuncir tengah ala wuxia klasik. Di mata saya, keduanya bagus dan cocok untuk wajah gantengnya William Yang. Pas untuk menggambarkan perubahan karakternya dari Guo Jing remaja menjadi Guo Jing dewasa.
 

Lalu soal chemistry-nya dengan sang lawan main, Li Yi Tong, walau ada yang berkomentar Guo Jing dan Huang Rong terlihat seperti dua orang teman saja dan bahkan seperti kakak adik, tapi tidak bagi saya.

Di mata saya, Guo Jing sudah memperlihatkan cintanya pada Huang Rong. Bukan hanya melalui pelukan, atau kata-kata romantis namun juga dari tatapan mata Guo Jing saat menatap Huang Rong sudah cukup bagus. Seiring dengan perkembangan cerita, akting William Yang juga mengalami peningkatan. 


Adegan menangis William saat kelima gurunya tewas terbunuh dengan tragis juga menunjukkan kualitas akting yang keren dari seorang aktor yang notabene-nya pendatang baru.

William Yang and Li Yi Tong as Guo Jing (Kwee Cheng) and Huang Rong (Oey Yong) 2017 :









Saat adegan Huang Rong terluka dan Guo Jing rela memanjat tebing tinggi dengan menggendong Huang Rong di punggungnya, perjuangannya untuk menyembuhkan sang kekasih benar-benar menunjukkan cinta seorang Guo Jing. Adegan yang membuat saya merasa tersentuh dengan perjuangan dan cinta Guo Jing terhadap Huang Rong. 



Saat Guo Jing mengucapkan, "Hidup, aku akan menggendongmu. Matipun, aku akan tetap menggendongmu. Sampai kapanpun aku takkan melepaskanmu. Rong'er, peluk aku!" benar-benar menunjukkan ketulusan cinta seorang Guo Jing.




Lalu kemudian Guo Jing berusaha menyalurkan tenaga dalamnya dengan harapan Huang Rong akan membaik, tapi ternyata hal itu justru membuat kondisi Huang Rong semakin buruk. Adegan menangis William benar-benar keren. Akting putus asa dan paniknya saat melihat sang kekasih tercinta muntah darah benar-benar patut diacungi jempol. Membuat saya ikut terbawa perasaan sedih seorang Guo Jing. 



Lalu saat adegan rela berlutut semalaman dan diterpa hujan deras demi memohon pada Tuhan agar memberinya jalan untuk menyembuhkan kekasihnya, juga terlihat menyentuh hati. Akting William sangat bagus untuk adegan yang menyentuh hati seperti ini. 


 

Juga saat adegan Huang Rong memasakkan banyak makanan untuknya saat berpikir mereka akan berpisah, akting menangis William juga sangat bagus dan membuat penonton ikut bersedih (well, setidaknya saya). 





Lalu juga saat adegan Guo Jing salah paham dan mengira bahwa Huang Yao Shi (ayah Huang Rong) yang telah membunuh kelima gurunya, Huang Rong memeluk Guo Jing erat dari arah belakang dan memintanya tidak meninggalkannya; akting putus asa, depresi dan patah hati William Yang benar-benar membuat orang turut sedih melihat cinta mereka yang seolah tak menemui jalan keluar. 



Walau saat itu tak ada tetesan air mata, namun sorot mata William Yang menunjukkan sorot mata yang penuh luka. Dalam hati, dia masih tidak rela mengakhiri hubungannya dengan Huang Rong begitu saja, namun di sisi lain, dia merasa berhutang budi pada kelima gurunya yang telah mendidiknya selama ini. Guo Jing really love Huang Rong dan itu benar-benar terlihat dari sorot mata William.

 
Menurut saya, chemistrynya uda tampak kok. Aktingnya William terlihat seperti dia benar-benar mencintai Rong’er.

Kalau disuruh memilih antara Hu Ge-Ariel dan William-Li Yi Tong sebagai Guo Jing dan Huang Rong, maka saya lebih memilih William Yang – Li Yi Tong. Menurut saya, chemistry-nya William Yang dan Li Yi Tong uda dapet.

Tapi jika Anda tetap tidak menyukai Guo Jing-nya William, ya itu terserah Anda. Itu bukan urusan saya karena setiap orang punya selera. Yang pasti di mata saya, Guo Jing-nya William adalah Guo Jing terfavorite baru kemudian Julian Cheung.

William Yang and Chen Xing Shu as Guo Jing (Kwee Cheng) and Yang Kang (Yo Kang) 2017 :




William Yang, Li Yi Tong and others as Guo Jing (Kwee Cheng), Huang Rong (Oey Yong), Hong Chi Khong (Ang Cit Khong) and Zhou Bo Tong (Ciu Phek Tong) :


 
Written by : Liliana Tan
WARNING : DILARANG COPY PASTE TANPA IJIN DARI PENULIS. REPOST WITH FULL CREDITS !!!
Credit Pics : Weibo ON LOGO + http://baike.baidu.com/view/14763151.htm

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.